di hari ibu pertama, setelah gue lahir 20 tahun yang lalu gue memilih untuk membelikan bunga. oke, lebih tepatnya ini semua ide adek gue yang maksa gue buat anterin dia ke toko bunga. padahal waktu itu gue baru aja menginjakan kaki di halaman rumah, dan nggak tumben-tumbennya dia nyambut gue dengan senyum semeringah, lalu narik tangan gue buat masuk kamar.
" anterin gue ke toko bunga!"
" ngapain?" dengan polosnya gue nanya balik ke dia. yaa dari jaman SMA gue emang punya ingatan yang buruk soal tanggal, jadi harap maklum ya kalo gue slalu ketinggalan atau lupa hari-hari penting.
dan setelah dia memberi penjelasan kalo besok itu hari ibu, akhirnya gue anterin dia ke toko bunga terdekat yang masih buka. sepertinya karena efek hari ibu dan menjelang natal, tuh toko rame banget sama orang-orang. gue aja bingung membedakan antara penjual dan pembeli bunga, dan yang lebih parah, gue nggak ngerti sama sekali tentang bunga. bagaimana cara memilih bunga, mau memilih bunga apa, gimana merangkai bunganya.
niat awal sih mau beli bunga lili putih atau mawar putih, yang cocok banget buat ibu. tapi karena kedua bunga itu nggak ada, akhirnya gue memilih salah satu bunga yang berwarna putih juga. gue nggak tau namanya, tapi gue suka liat bunga itu. kalo nggak salah namanya bunga krisan. dan ini lah bunganya.
saat mau nulis kartu ucapannya, dengan jahatnya gue maksa adek gue buat masukin nama gue. yaaah, walau nggak patungan tapi kan gue yang milih bungannya.
oia, makasih sayang buat kemarin karena mau nemenin aku nonton habibie ainun sampai lupa sama sesuatu yang penting. merasa bersalah karena membuat kamu meninggalkannya.
maaf terlalu memaksakan buat nonton, aku akan berusaha mengurangi penyakit pemaksaanku. (^.^)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar